Para aktivis mahasiswa yang memainkan peran penting dalam menjatuhkan pemerintahan mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina tahun lalu telah mengumumkan pembentukan partai politik baru. Kelompok ini, yang dikenal sebagai Dewan Mahasiswa Demokratis, muncul dari gerakan Mahasiswa Melawan Diskriminasi, yang memimpin protes massal dan demonstrasi. Tujuan mereka adalah mendorong reformasi demokratis dan mewakili aspirasi generasi baru di Bangladesh. Langkah ini dilakukan saat negara tersebut bersiap untuk pemilihan yang akan datang, dengan ketegangan politik yang tinggi. Pembentukan partai ini menandakan pergeseran besar dalam lanskap politik Bangladesh.
@ISIDEWITH10 jam10H
Kelompok mahasiswa Bangladesh yang memimpin pemberontakan terhadap Sheikh Hasina akan meluncurkan partai politik.
General Antonio Guterres is expected to visit Bangladesh in mid-March. A student-led revolution deposed Prime Minister Sheikh Hasina in August last year, following weeks of protests and violence.
@ISIDEWITH10 jam10H
FirstUp: Zelenskyy di AS, kelompok mahasiswa Bangladesh akan meluncurkan partai... Berita utama hari ini
Ukrainian President Volodymyr Zelenskyy is likely to meet his US counterpart Donald Trump at the White House to sign a minerals deal amid recent tension. In Bangladesh, student activists who led the uprising against Sheikh Hasina will launch a political party.
@ISIDEWITH10 jam10H
Siswa yang memimpin agitasi terhadap Hasina meluncurkan partai
The new Ganatantrik Chhatra Sangsad, or Democratic Student Council, includes key organisers from the powerful Students Against Discrimination (SAD) group that spearheaded the uprising that overthrew iron-fisted former prime minister Sheikh Hasina in August.